Siapasih yang
ingin mendapat pasangan yang bejat dan jahat! Bila seorang ditanya “Pilih mana,
mendapat istri yang shalehah dan taat atau yang bejat?” Sudah tentu jawabannya
adalah istri yang shaleh dan taat. Tentu tidak ada yang mendambakan pasangan
yang tidak baik, bahkan seorang penjahatpun tidak sudi di jahati istri.
Pernikahan sering
kali bisa diartikan sekali selamanya, setidaknya dalam waktu yang lama. Tentunya
kita bisa membayangkan bila kita salah memilih pasangan bisa berarti neraka di
bayar di muka, setiap hari harus berkutat dengan kekesalan, sedih, kecewa. Sebaliknya,
tidak ada yang lebih membahagiakan ketimbang pasangan yang baik, dia menjadi
tempat kembali saat putus asa, penyemangat terbaik yang selalu ada, tentu saja
pasangan dunia akherat.



